Bandar Lampung – Program Studi Pendidikan Biologi (PSPB) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Workshop Pengembangan Instrumen Asesmen Berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Biologi, Rabu (10/6).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic and Research Center UIN Raden Intan Lampung itu diikuti dosen, mahasiswa angkatan 2023, serta penggiat pendidikan. Sebanyak 155 mahasiswa PSPB angkatan 2023 tercatat sebagai peserta workshop.
Workshop dibuka oleh Dekan FTK Dr. Nanang Supriadi, M.Sc. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Nanang, kondisi penajaman efisiensi anggaran yang sedang berlangsung tidak boleh membuat semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan menjadi kendur.
Ia menegaskan HOTS menjadi hal yang sangat penting dalam perkembangan pendidikan saat ini. Pendidikan, kata dia, tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan nyata dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan kompetitif.
“Kalau kita memiliki cita-cita Indonesia Emas 2045, maka perlu menciptakan soal-soal yang berorientasi HOTS, bukan lagi soal-soal yang biasa. Kita memiliki tanggung jawab intelektual untuk mempersiapkan itu,” ujarnya.
Nanang berharap workshop tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan instrumen asesmen yang lebih berkualitas.
Selain itu, asesmen berbasis HOTS juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berlatih menghadapi penyusunan tugas akhir di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Raden Intan Lampung, Dr. Supriyadi, M.Pd., mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam menyusun instrumen penilaian yang baik.
Ia berharap hasil workshop dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas, sekaligus meningkatkan kualitas berpikir peserta serta memaksimalkan keterlibatan mahasiswa melalui praktik secara langsung.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Dr. Dina Maulina, S.Pd., M.Si., dosen Pendidikan Biologi Universitas Lampung, menyampaikan materi bertajuk Assessment dan Evaluasi Pembelajaran Biologi Berbasis HOTS.
Narasumber berikutnya adalah Dr. Didi Nur Jamaluddin, M.Pd., dosen Tadris Biologi Universitas Islam Negeri Kudus, yang hadir secara daring dengan materi Pengembangan Instrumen Berpikir Kreatif dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Proyek pada Materi Tumbuhan Biji.